Pupuk Organik Larut Air Kalium Humat 70% + Asam Fulvat 15% + Kalium Asetat 8%
Detail produk:
| Tempat asal: | Cina |
| Nama merek: | Averstar |
| Sertifikasi: | COA, MSDS |
| Nomor model: | Kalium Humat 70% |
Syarat-syarat pembayaran & pengiriman:
| Kuantitas min Order: | 1000 |
|---|---|
| Harga: | 1-10 per gram |
| Kemasan rincian: | 100 gram |
| Waktu pengiriman: | 15-20 hari kerja |
| Syarat-syarat pembayaran: | T/T,L/C |
| Menyediakan kemampuan: | 100000kg per bulan |
|
Informasi Detail |
|||
| Klasifikasi: | Pupuk Organik Larut Air | Tidak.: | 68514-28-3,479-66-3, 127-08-2 |
|---|---|---|---|
| Kemurnian: | 97% | EINECS No.: | 610-395-7,204-822-2 |
| MF: | C9H8K2O4, C14H12O8, C2H3KO2 | ||
| Menyoroti: | Pupuk kalium humat organik larut dalam air,pupuk pertanian yang diperkaya dengan asam fulvic,pupuk kalium asetat dengan humat |
||
Deskripsi Produk
Kalium humat adalah pupuk kalium organik berefisiensi tinggi. Ini adalah karboksilat hidroksi aromatik makromolekuler heterogen, berbentuk butiran hitam atau padatan bubuk. Diekstraksi dari lignit yang dimurnikan bereaksi dengan larutan kalium hidroksida, ia larut dalam air, bersifat basa, dan mengandung gugus aktif seperti gugus karboksil dan fenolik hidroksil.
Sebagai pupuk kalium organik berefisiensi tinggi, kalium humat mengandung asam humat bioaktif. Ia meningkatkan kandungan kalium yang tersedia di tanah, mengurangi kehilangan dan fiksasi kalium, serta meningkatkan tingkat penyerapan dan pemanfaatan kalium oleh tanaman. Ia juga meningkatkan kualitas tanah, mendorong pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres, meningkatkan kualitas tanaman, dan melindungi lingkungan ekologi pertanian. Dicampur dengan urea, pupuk fosfat, pupuk kalium, dan unsur hara mikro, ia dapat dijadikan pupuk majemuk multifungsi berefisiensi tinggi. Selain itu, kalium humat dapat digunakan sebagai agen pengolah lumpur pengeboran minyak untuk mencegah keruntuhan lubang bor.
Gugus fungsional humat dalam kalium humat dapat menyerap dan menyimpan ion kalium, mencegah kehilangan kalium bersama air di tanah berpasir dan mudah tercuci, serta menghindari fiksasi kalium di tanah liat. Sebagian kalium humat terdiri dari asam humat berbobot molekul rendah seperti asam fulvat, yang mengikis silikat pembawa kalium, feldspar kalium, dan mineral lainnya, secara perlahan menguraikan mineral dan melepaskan lebih banyak kalium untuk meningkatkan kandungan kalium yang tersedia.
Tingkat pemanfaatan pupuk kaliumnya 87%–95% lebih tinggi daripada pupuk kalium biasa, mencapai efisiensi pupuk yang lebih baik, hasil panen yang lebih tinggi, dan kualitas buah yang meningkat.
Ia meningkatkan bahan organik tanah dan mengoptimalkan struktur tanah, sangat meningkatkan kapasitas penyangga tanah.
Di tanah berpasir yang tandus, ia menahan air dan nutrisi yang mudah hilang, mengubahnya menjadi bentuk yang dapat diserap tanaman. Di tanah liat, ia mendorong pembentukan struktur granular, meningkatkan retensi air dan permeabilitas udara.
Ia menciptakan lingkungan hidup yang menguntungkan bagi mikroorganisme bermanfaat sambil menghambat patogen berbahaya.
Ia mengoptimalkan struktur tanah dan habitat mikroba. Reproduksi aktif bakteri bermanfaat menghasilkan berbagai enzim, selanjutnya melonggarkan tanah dan meningkatkan retensi unsur hara makro dan mikro. Ia dikenal sebagai agen alami tahan kekeringan.
Ia mempercepat perkecambahan benih, dikenal sebagai bubuk perakaran alami, dan berkinerja sangat baik dalam perendaman benih dan transplantasi tanaman.
Ia dengan cepat mendorong perkecambahan benih, sangat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup tanaman dengan viabilitas rendah.
Ia secara signifikan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres, mengurangi kerusakan akibat penyakit, hama, kekeringan, dan genangan air.
Ia mengatur pembukaan stomata daun untuk mengurangi transpirasi air, meningkatkan penyerapan kalium, metabolisme, respirasi, dan fotosintesis, serta mengaktifkan enzim tanaman. Ia meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan sebesar 30% dalam konservasi air, dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, dingin, penyakit, dan hama.
Ia mendorong sintesis klorofil dan fotosintesis, mempercepat akumulasi gula, lemak, dan asam amino. Ia memperbesar akar umbi, meningkatkan hasil, dan memperbaiki rasa buah.
Ia memperkuat pertumbuhan sel dan fotosintesis, meningkatkan kandungan gula dan vitamin dalam buah. Sementara itu, ia mengkelat logam berat di tanah untuk mencegah penyerapan tanaman, sangat meningkatkan hasil dan kualitas tanaman.
Digunakan sebagai agen pengolah lumpur pengeboran dan pupuk organik.



