SULFOXAFLOR 20% + spirotetramat 10% SC Insektisida dan akarisida baru
Detail produk:
| Tempat asal: | Cina |
| Nama merek: | Aver Flor |
| Nomor model: | 20% + 10% SC |
| Dokumen: | Sulfoxaflor 20% + Spirotetr...A).pdf |
Syarat-syarat pembayaran & pengiriman:
| Kuantitas min Order: | 1000 |
|---|---|
| Harga: | 2.98 - 15.98 |
| Kemasan rincian: | 100 ml - botol 1Liter. Kaleng 20 – 25 Liter. drum 200 liter. |
| Waktu pengiriman: | 20 - 25 hari |
| Syarat-syarat pembayaran: | L/C,T/T,Western Union |
| Menyediakan kemampuan: | 50 Ton per bulan |
|
Informasi Detail |
|||
| Cas no.:: | 946578-00-3 + 203313-25-1 | M.F.: | C10H10F3N3OS |
|---|---|---|---|
| MW: | 277.27 | EINECS: | 202-303-5 |
| Titik didih: | 363,8±52,0 °C | Kelarutan: | Diklorometana (Sedikit), DMSO (Sedikit), Metanol (Sedikit) |
| Menyoroti: | SULFOXAFLOR 20% insektisida dengan spirotetramat,spirotetramat 10% SC akarisida kimia,insektisida aksi ganda untuk pengendalian hama |
||
Deskripsi Produk
Deskripsi Produk
SULFOXAFLOR 20% + spirotetramat 10% SC adalah insektisida sulfonamida baru untuk pencegahan dan pengendalian hama penghisap cairan.
Bekerja pada sistem saraf serangga (situs pengikatan unik pada reseptor kolinergik), dapat diserap ke dalam tanaman melalui daun, batang, dan akar, serta tidak memiliki resistensi silang dengan insektisida kimia lainnya; Memiliki karakteristik efisiensi tinggi, spektrum luas, keamanan, kecepatan, dan masa residu yang lama. Digunakan untuk pengendalian berbagai hama menusuk dan menghisap seperti kutu daun, kepik buta, kepik berbau, kutu kebul, kutu sisik, wereng, beberapa psyllida, thrips, dll. pada kapas, rapeseed, pohon buah-buahan, kedelai, buah-buahan, biji-bijian kecil, sayuran, padi, rumput, dan tanaman hias. Dapat secara efektif mencegah dan mengendalikan hama menusuk dan menghisap yang mengembangkan resistensi terhadap piretroid, organofosfat, dan pestisida karbamat, serta merupakan agen pilihan untuk pengendalian hama terpadu.
Cara Kerja
SULFOXAFLOR 20% + spirotetramat 10% SC SC adalah insektisida (tungau) yang digunakan untuk mencegah dan mengendalikan hama dengan alat mulut menusuk dan menghisap, dengan efek ganda racun perut dan kontak, serta durasi efektivitasnya cukup lama. Bekerja dengan mengganggu sintesis lemak hama dan menghambat metabolisme energi. Pestisida ini memiliki penyerapan sistemik yang kuat dan dapat bergerak naik dan turun di dalam tanaman. Oleh karena itu, banyak digunakan untuk mengendalikan hama seperti kutu kebul tomat, kutu sisik pohon jeruk, tungau merah, dan psyllida jeruk.
Penggunaan
Target pencegahan dan pengendalian utama
Kutu daun: termasuk kutu daun kapas, kutu daun persik, kutu daun gandum, dll., terutama yang mengembangkan resistensi terhadap neonikotinoid seperti Imidacloprid.
• Kutu kebul: seperti kutu kebul tembakau dan kutu kebul rumah kaca.
• Wereng: seperti wereng padi dan wereng coklat.
• Kutu sisik: seperti kutu sisik jeruk, kutu sisik apel, dll.
Thrips, psyllida, kepik buta, dll.: Beberapa sumber juga menyebutkan efek pengendalian yang baik terhadap hama ini.
Karakteristik fungsi
• Cepat bertindak: Sulfoxaflor memiliki efek kontak dan racun perut. Hama berhenti makan 1-2 hari setelah kontak dan mati 2-3 hari kemudian.
Efek tahan lama: Spirotetranat dapat bertahan selama 30-50 hari dan dapat mengendalikan dua generasi hama dengan satu kali aplikasi.
Penyerapan dan konduksi internal dua arah: Spirotramat dapat menghantarkan ke bagian atas dan bawah xilem dan floem tanaman, melindungi jaringan yang baru terbentuk dan hama yang tersembunyi.
• Tidak ada resistensi silang: Keduanya tidak termasuk dalam kelas neonikotinoid, piretroid, dan hama yang resisten terhadap organofosfat.
Pengemasan & Pengiriman
Kami memproduksi berbagai kemasan termasuk:
Botol 100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml.
Drum 200 Liter.






